
SEMARANG, PKS JATENG Online – Menutup rangkaian peringatan Milad ke-24 yang puncaknya diperingati 20 April 2026, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah secara resmi mencanangkan program ketahanan pangan dan ekonomi bagi masyarakat sebagai langkah strategis meminimalisasi dampak krisis global.
Ketua DPW PKS Jateng, Hadi Santoso, menegaskan bahwa pencanangan ini merupakan fokus utama partai dalam merespons kondisi saat ini.
“Pada peringatan Milad ke-24 PKS ini, PKS Jawa Tengah mencanangkan ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi bagi masyarakat Jawa Tengah,”kata Hadi di Gedung DPTW PKS Jateng, Kota Semarang.

Hadi merinci terdapat beberapa program kemasyarakatan utama yang dilaksanakan. Program tersebut antara lain Sekolah Tani yang berfokus pada kegiatan penanaman bibit alpukat, serta Pasar Tani yang menjadi ajang pendistribusian produk pertanian untuk dijual secara langsung (peer-to-peer) dari produsen ke konsumen maupun pedagang.
Selain itu, diluncurkan pula ‘Gerakan Satu Kader Satu Kebaikan’ untuk saling menolong di tengah masyarakat.
“Program-program tersebut merupakan upaya untuk meminimalisasi dampak dari dinamika ekonomi global, seperti isu peperangan dan krisis lainnya,”tandas Hadi.
Selain berfokus pada program pemberdayaan, perayaan Milad ini juga diisi dengan berbagai kegiatan rekreasional.
“Selain program-program di atas, untuk rangkaian acara selebihnya juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan olahraga dan hiburan, seperti fun bike, fun run, sepak bola (soccer), dan berbagai macam kegiatan lainnya,” tambahnya.

Diketahui, kegiatan fun run dan fun bike tersebut mengusung tema napak tilas sejarah. Peserta fun run berlari menyusuri jejak markas dakwah PKS Jateng, dari Ngesrep hingga finis di Jalan Kelud Raya.

Sementara itu, para pesepeda menaklukkan jalur elevasi ekstrem di kawasan Manyaran sembari berziarah ke makam tokoh penggerak awal PKS Jateng, Ustadz Zuber Safawi, di Gunungpati.
Atas tuntasnya seluruh rangkaian acara, Hadi menyampaikan rasa syukurnya dan berharap semangat kolaborasi ini terus berlanjut.
“Semoga gerakan satu kader satu kebaikan, doa kebaikan untuk bangsa, semangat berolahraga, serta upaya berkolaborasi bersama seluruh elemen organisasi masyarakat dan warga Jawa Tengah akan terus bergulir, dengan atau tanpa adanya syiar Milad PKS Jateng,” tuturnya.
Sebagai penutup, Hadi memberikan pesan motivasi yang tegas kepada seluruh kader agar terus memberikan bukti nyata di tengah masyarakat.
“Mari kita terus bekerja, berdoa, dan mempertebal tawakal untuk kembali menegaskan bahwa berbuat itu lebih baik daripada sekadar berkomentar. Berkomentar pun lebih baik daripada sekadar membatin, karena membatin adalah selemah-lemahnya ekspresi keyakinan,”pungkas Hadi.
Baca Juga Opini Lainnya di sini.