
SEMARANG, PKS JATENG Online – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan Diklat Sekolah Keluarga yang dirangkai dengan pengukuhan Duta Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Candi Indah menjadi bagian dari ikhtiar nyata memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi bangsa.
Dalam acara tersebut, Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd. resmi dikukuhkan sebagai Duta RKI Jawa Tengah oleh Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PKS Bidang Perempuan dan Keluarga periode 2025–2030, Dr. Eko Yuliarti Siroj, S.Sos.I, M.Si.

Duta RKI sendiri merupakan figur perempuan yang diamanahkan untuk menggerakkan program ketahanan keluarga di tengah masyarakat, sekaligus menjadi role model dalam membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas.
“Duta ini bukan hanya simbolik, tetapi bentuk komitmen para tokoh perempuan dalam mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia. Ini adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” ungkap Eko pada sebelum pengukuhan Sabtu, (26/04/2026).
Ia menekankan bahwa peran perempuan saat ini tidak cukup hanya memahami konsep, tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.
Dalam rangkaian tersebut, Ketua BIPEKA DPW PKS Jawa Tengah, Titik Kristiana Anggraini, juga menegaskan pentingnya membangun silaturahim sebagai bagian dari gerakan sosial berbasis keluarga.
“Silaturahim, menyebarkan salam, dan kepedulian sosial adalah kunci membangun masyarakat yang kuat. Kita tidak hanya belajar teori, tetapi harus hadir langsung di masyarakat, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Pengukuhan Duta RKI Jawa Tengah
Dalam Pidatonya setelah pengukuhan, Ida mengingatkan bahwa setiap amanah yang diemban, termasuk sebagai Duta RKI, merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kesungguhan dan keistiqamahan.
“Satu amanah saja sudah berat, apalagi jika bertambah. Maka kita perlu saling menguatkan dan terus berdoa agar istiqamah dalam perjuangan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ida mengajak seluruh peserta untuk menjalankan kurikulum pendidikan keluarga yang telah disusun sebagai panduan gerakan bersama. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya kolaborasi antara suami dan istri dalam membangun keluarga yang harmonis dan resilien.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi konkret dalam bidang pendidikan keluarga, di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.
Dengan dikukuhkannya Duta RKI Jawa Tengah, diharapkan akan lahir gerakan yang lebih masif dalam mengedukasi masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta meneguhkan peran perempuan sebagai pilar utama dalam membangun peradaban bangsa.