Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita

PKS Dampingi Korban Kebakaran Pasar Wonogiri, Tawarkan Bantuan Psikologis dan Pemindahan Usaha

Wonogiri

WONOGIRI, PKS Jateng Online – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan dukungan penuh kepada para pedagang yang menjadi korban kebakaran hebat di Pasar Kota Wonogiri, Jawa Tengah, pada Senin dini hari (6/10/2025).

Bantuan yang disalurkan mencakup pendampingan psikologis, spiritual, pembukaan ruang konsultasi, serta gerakan tanggap darurat dan pemulihan (munashoroh) untuk membantu korban.

Wonogiri
DPW PKS Jawa Tengah bergerak cepat memberikan dukungan dan pendampingan kepada para pedagang korban kebakaran Pasar Kota Wonogiri (6/10). 

Bencana yang menghanguskan hampir seluruh bagian pasar ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, bermula dari dugaan korsleting jaringan kabel lampu di salah satu kios lantai dua.

Api dengan cepat menjalar hingga ke lantai tiga, menghanguskan 972 los dan 275 kios, serta berdampak pada 1.531 pedagang. Meskipun kerugian materiil sangat besar, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, menyatakan PKS juga akan mendampingi proses pemindahan unit usaha para pedagang ke pasar darurat yang rencananya akan dilaksanakan dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

“Adapun kondisi psikologis anggota PKS yang terdampak sudah membaik dan persiapan untuk memulai usaha kembali telah dilakukan,”kata Hadi, saat dikonfirmasi PKS Jateng Online, Jumat (10/10/2025).

PKS menegaskan komitmennya untuk melibatkan seluruh anggota dan pemangku kepentingan dalam upaya pemulihan ini, memastikan para pedagang mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk kembali bangkit.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, terhitung mulai 6 hingga 19 Oktober 2025. Langkah ini diambil guna mempercepat penanganan dan pemulihan pascakebakaran.

Sebagai informasi, api pertama kali terdeteksi oleh petugas jaga malam pasar yang mencium bau terbakar, dan api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi.

Berita PKSPKS JatengPKS Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

20 Persen APBN Mampu Wujudkan Pendidikan Gratis SD hingga Kuliah Sesuai Janji Prabowo
Belajar Arti Ketulusan dan Perjuangan dari Sosok Pak Wahyu di Kembara PKS
‎Di Tengah Turbulensi Ekonomi, PKS Sragen Dorong Kader Tak Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh