
SALATIGA, PKS JATENG Online – Selempang bertuliskan Duta RKI Kabupaten Semarang menjadi penanda penting dalam pertemuan perempuan di Resto Oke Go Salatiga, Kamis, 14 Mei 2026. Di hadapan sekitar 100 peserta, termasuk tamu undangan dari berbagai organisasi masyarakat perempuan di Kabupaten Semarang, Suminah, S.Ag., M.Si. dikukuhkan sebagai Duta Rumah Keluarga Indonesia Kabupaten Semarang.
Pengukuhan itu dilakukan secara simbolik melalui pemasangan selempang oleh Titik Anggraini, S.Pd., Ketua Bipeka DPW PKS Jawa Tengah. Momen tersebut menjadi bagian dari acara Pendidikan Politik: Peningkatan Kapasitas Perempuan PKS dan Temu Tokoh Perempuan Kabupaten Semarang, yang mempertemukan kader, pengurus, dan tokoh perempuan dari berbagai latar organisasi.
Bagi Suminah, amanah sebagai Duta RKI Kabupaten Semarang bertemu dengan perjalanan panjangnya di dunia pendidikan, organisasi, dan pendampingan keluarga. Ia merupakan Magister Psikologi Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, pernah memimpin TK, menjadi Kepala Sekolah SDIT Nuris pada 2009–2019, dan kini menjabat Kabid SDM Direktorat Pendidikan Pesantren Nurul Islam sejak 2019. Ia juga aktif sebagai trainer manajemen pendidikan, manajemen SDM, dan parenting sejak 1999.
Rekam jejak organisasinya juga dekat dengan dunia perempuan dan keluarga. Suminah pernah menjadi Ketua Kohati HMI Cabang Salatiga, Ketua 1 Salimah Kabupaten Semarang, Ketua BPKK PKS Kabupaten Semarang, Ketua BPKK PKS Jawa Tengah, hingga Ketua RKI Jawa Tengah. Pengalaman itu membuat pengukuhan sebagai Duta RKI Kabupaten Semarang terasa sebagai kelanjutan dari jalan pengabdian yang sudah lama ia tempuh.
Dalam forum tersebut, pengukuhan Suminah tidak berdiri sendiri. Ia hadir dalam rangkaian ikhtiar memperkuat peran perempuan dan keluarga melalui Rumah Keluarga Indonesia atau RKI. Di tengah suasana yang guyub, pesan tentang keluarga, ketahanan sosial, dan peran perempuan mengalir dari satu sambutan ke sambutan berikutnya.
Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang, Nurkholis, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting dalam bangunan keluarga dan masyarakat. Ia menyebut keluarga sebagai unit terkecil dari negara, sementara perempuan menjadi salah satu penopang utamanya.
“Perempuan merupakan tiang dalam keluarga. Sedangkan keluarga adalah bagian terkecil dari sebuah negara. Artinya perempuan adalah tiang negara,” ujar Nurkholis dalam sambutannya.
Bagi Nurkholis, penguatan kapasitas perempuan tidak hanya penting untuk kepentingan organisasi, tetapi juga untuk membangun keluarga yang lebih kokoh. Ia menilai perempuan memiliki peran besar sebagai pendidik pertama dalam keluarga, tempat nilai, karakter, dan ketahanan generasi ditanamkan sejak awal.
Dalam konteks itulah, pengukuhan Suminah sebagai Duta RKI Kabupaten Semarang menjadi simbol penguatan kerja-kerja pendampingan keluarga di daerah. RKI diharapkan dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat, menjadi ruang yang mendorong keluarga tumbuh lebih sejahtera, berdaya, dan saling menguatkan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang temu bagi para tokoh perempuan Kabupaten Semarang. Kehadiran tamu undangan dari berbagai ormas perempuan memberi warna tersendiri, karena forum tersebut tidak hanya berbicara tentang peningkatan kapasitas kader, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
Sebelumnya, Ketua Bipeka DPD PKS Kabupaten Semarang, Siti Alfiatun, S.Pd., menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi awal untuk melangkah bersama. Ia juga menegaskan misi Bipeka dalam mewujudkan perempuan yang berdaya dan keluarga yang sejahtera.
“Semoga ini menjadi awal kita untuk melangkah bersama. Syukur-syukur bisa berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan yang dapat kita laksanakan bersama,” ujar Alfi.
Kontributor : Anisa. N