Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita Fraksi

Dedy Endriyatno: Tawangmangu dan Rest Area 444B Punya Prospek Besar Tambah PAD Jateng

WhatsApp Image 2025 11 06 at 14.32.54 1140x570

Ungaran – Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Dedy Endriyatno menegaskan pentingnya penguatan konsep bisnis PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) dalam mengelola sejumlah aset daerah, terutama kawasan wisata di Karanganyar dan Rest Area 444B di Kabupaten Semarang. Pernyataan tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja Komisi C pada 5–6 November 2025.

Dalam pertemuan yang dihadiri Direktur PT JTAB Totok Agus Siswanto dan Manager Tawangmangu Wonder Park, Megi Bondan, Komisi C meninjau langsung potensi bisnis dari Tawangmangu Wonder Park, Hotel Agro Tawangmangu, hingga Taman Wisata New Balekambang yang dikelola perusahaan.

Megi menjelaskan bahwa Tawangmangu Wonder Park terus dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam yang edukatif dan ramah keluarga. Upaya penguatan atraksi wisata dilakukan untuk mendorong kenaikan kunjungan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Dedy Endriyatno menilai, potensi wisata di Tawangmangu masih sangat terbuka lebar untuk diperluas. Menurutnya, lokasi strategis kawasan tersebut merupakan nilai tambah bagi Karanganyar dan Jawa Tengah.

“Tawangmangu itu memiliki kekayaan tersendiri, tidak hanya bagi Karanganyar, tetapi juga Solo dan Jateng. Kalau PT JTAB mampu menangkap peluang itu, saya yakin kontribusi terhadap PAD akan semakin besar,” ujarnya.

Selain destinasi wisata, Komisi C juga menyoroti kesiapan Rest Area 444B yang akan beroperasi di ruas Tol Solo–Semarang. Dedy optimistis rest area ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah, terutama dengan adanya fasilitas SPBU dan layanan lengkap untuk pengguna jalan tol.

“Sebagai orang dari selatan, kami mengapresiasi kehadiran rest area ini. Dengan adanya SPBU, saya yakin akan ramai dikunjungi. Ini peluang baik untuk menambah PAD Jawa Tengah,” kata Dedy.

Direktur PT JTAB, Totok Agus Siswanto, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan skema bisnis untuk pengelolaan rest area tanpa meninggalkan core business di sektor agrobisnis.

Totok mengungkapkan, ikon durian yang menjadi ciri khas PT JTAB tetap dipertahankan. Pengunjung tol nantinya dapat menikmati produk unggulan tersebut langsung di rest area. Ia juga menyampaikan bahwa area tenant dan ruko seluas 360 m² masih tersedia untuk digarap, termasuk peluang kerja sama SPKLU dengan PLN melalui skema bagi hasil 60:40.

Dari aspek pelayanan, Anggota Komisi C Asrar menekankan pentingnya menjaga kebersihan rest area sebagai kunci kenyamanan pengunjung.

Asrar juga mendorong penataan visual rest area agar lebih menarik, serta memberikan ruang promosi lebih luas bagi UMKM lokal melalui tenant yang ada di lokasi tersebut.

Dengan berbagai potensi tersebut, Komisi C mendorong PT JTAB agar semakin serius menggarap aset-aset daerah sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah
HUT ke-81 TNI dan Pesan Pengabdian: Refleksi PKS Jawa Tengah untuk Masyarakat
Menyambut Hari Batik Nasional, RKI PKS Jepara Gelar Pelatihan Membatik untuk Berdayakan Perempuan