
Brebes – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Sururul Fuad, Lc., M.E.I., menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir bandang yang melanda Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Sabtu malam, 8 November 2025. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut selama berjam-jam, menyebabkan air meluap dengan cepat dan membawa material lumpur serta kayu dari perbukitan.
Berdasarkan data awal, banjir bandang itu mengakibatkan ratusan rumah tergenang dan puluhan di antaranya mengalami kerusakan berat. Hingga malam Minggu, sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing, sementara sebagian lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Sebagai bentuk tanggap cepat, Sururul Fuad langsung menyalurkan bantuan makanan bagi warga terdampak.
“Alhamdulillah, malam ini kami sudah mendistribusikan nasi ponggol buat masyarakat yang terdampak banjir Kalierang. Sudah sekitar 400 bungkus, insyaallah dilanjut habis Subuh,” ujar Sururul Fuad saat berada di lokasi, Sabtu malam (9/11).
Fuad menjelaskan, bantuan tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan warga terdampak tidak kekurangan kebutuhan makan di malam hari. Ia menyebut, sejumlah relawan dan masyarakat sekitar turut membantu proses distribusi makanan ke beberapa titik terdampak.
“Kami berusaha bergerak cepat malam ini agar warga tidak kekurangan makanan. Banyak yang belum sempat masak karena rumahnya terendam lumpur. Ini bagian dari bentuk kepedulian sosial, meskipun sederhana,” ungkapnya.
Rencana Dirikan Dapur Umum di Blere
Sururul Fuad juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama masyarakat akan menyiapkan dapur umum di Dukuh Blere, Desa Adisana, yang berjarak tidak jauh dari lokasi banjir. Dapur umum tersebut rencananya akan mulai beroperasi esok pagi untuk melayani kebutuhan makan warga terdampak hingga kondisi membaik.
“Insyaallah besok pagi kami akan mulai menyiapkan dapur umum di Blere. Harapannya, bisa melayani kebutuhan makan warga secara lebih terkoordinasi, terutama bagi mereka yang rumahnya belum bisa ditempati,” tuturnya.
Fuad menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah relawan dan pemerintah setempat untuk memperkuat bantuan logistik serta memastikan distribusi berjalan merata. Ia berharap langkah kecil ini bisa menjadi bagian dari upaya gotong royong membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Ini saatnya kita saling bantu. Pemerintah, relawan, dan masyarakat harus bersatu agar semua kebutuhan warga bisa terpenuhi dengan cepat,” pungkasnya.