

SEMARANG, PKS Jateng Online – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 02 Ahmad Luthfi dan Gus Yasin akan memprioritaskan pembangunan rumah perlindungan anak dan perempuan disetiap kabupaten/kota untuk mencegah diskriminasi terhadap perempuan.
Pernyataan tersebut tercantum dalam 8 program prioritas Luthfi-Yasin nomor 8 tentang Mewujudkan Jawa Tengah Melayani. Salah satu isinya menjelaskan mengenai kepastian lapangan pekerja untuk disabilitas serta pembagunan rumah perlindungan anak dan perempuan 1 rumah setiap kabupaten/kota.
Pada kesempatan Silaturahmi Akbar dan Konsolidasi Sahabat Perempuan LUGAS se-Jateng pada (13/11/2014), Ahmad Luthfi berkomitmen mencegah diskriminasi pada perempuan dengan memberikan prioritas perlindungan kepada perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
“kami akan memberikan bantuan hukum dan perlindungan atas adanya diskriminasi terhadap perempuan anak dan difabel. Perempuan tidak boleh didiskriminasi, tersisihkan, dan terkena kekerasan” kata Luthfi.
Penguatan perda Nomor 1 tahun 2022 tentang bantuan hukum dan perda Nomor 2 tahun 2021 tentang perlindungan perempuan dan anak menjadi solusi Luthfi-Yasin untuk memperkuat dan menjamin bantuan hukum terkait perlindungan anak, perempuan, dan disabilitas.
“saya jamin terkait dengan perlindungan anak perempuan dan disabilitas kita akan tegakkan perda itu dengan bantuan hukum yang kita aplikasikan dalam Ngopeni Ngelakoni, Siapapun boleh datang termasuk kita punya rumah gubernur sebagai rumah rakyat silahkan datang seandainya kita jadi gubernur” ujar Luthfi.

Dalam kesempatan itu juga, Taj Yasin menyatakan komitmennya untuk mendukung aktivitas positif para kawan difabel dan mengusung kesetaraan gender.
“Kami sebelum meninggalkan provinsi Jateng, sudah menunjukan perhatian terhadap kesetaraan gender dan penyandang disabilitas ” jelasnya