Sejarah Singkat

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dideklarasikan secara resmi pada 20 April 2002 di Monumen Nasional, Jakarta. Pada tahun yang sama, PKS memperoleh pengesahan badan hukum sebagai partai politik dari Kementerian Hukum dan HAM serta lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sejak pemilu 2004, PKS konsisten berpartisipasi dalam setiap pemilihan umum dan secara umum berhasil melampaui ambang batas parlemen, dengan perolehan suara nasional berkisar di atas 7 persen pada 2004–2019 (kecuali 2014). Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kader PKS turut mengisi kursi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu I dan II.

Pada Musyawarah I Majelis Syura yang digelar 3–4 Juni 2025, PKS menetapkan kepemimpinan nasional periode 2025–2030: H. Mohamad Sohibul Iman, Ph.D. sebagai Ketua Majelis Syura, dan Dr. H. Almuzzammil Yusuf sebagai Presiden PKS.

PKS di Jawa Tengah

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah adalah struktur kepengurusan partai di tingkat provinsi yang menjalankan garis kebijakan dan program partai secara konsisten di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah — mulai dari pelayanan masyarakat, pemberdayaan sosial-ekonomi, hingga penguatan kaderisasi dan dakwah.

Catatan: konten pada halaman ini dapat diperbarui atau disempurnakan sesuai kebutuhan DPW PKS Jawa Tengah.