Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita Fraksi

Setya Arinugroho Soroti Kesiapan Wisata Jateng Hadapi Libur Akhir Tahun

Img 8734

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Setya Arinugroho mengingatkan pengelola destinasi wisata di Jawa Tengah agar memprioritaskan aspek keamanan dan keselamatan pengunjung menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, di tengah kondisi cuaca ekstrem dan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi.

Setya Ari menilai, lonjakan jumlah wisatawan yang biasanya terjadi pada akhir tahun harus diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur, standar pelayanan yang memadai, serta pengawasan ketat di kawasan wisata, khususnya yang berada di daerah rawan banjir, longsor, maupun gelombang tinggi.

“Momentum libur panjang selalu diiringi peningkatan kunjungan wisata. Karena itu, pengelola tempat wisata harus benar-benar memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengejar jumlah pengunjung,” kata Ari, Rabu (20/11).

Politikus Fraksi PKS itu menekankan pentingnya pemeriksaan sarana dan prasarana pendukung wisata, seperti akses jalan, jembatan, area parkir, hingga fasilitas keselamatan di objek wisata alam. Ia mengingatkan, kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada risiko yang membahayakan pengunjung.

Ari juga meminta pemerintah daerah bersama pengelola wisata untuk memperkuat mitigasi bencana, termasuk pemasangan rambu peringatan, pembatasan area berbahaya, serta kesiapan petugas di lapangan untuk menghadapi situasi darurat.

“Cuaca tidak bisa diprediksi secara pasti. Karena itu, kesiapsiagaan harus ditingkatkan, terutama di destinasi wisata alam seperti pegunungan, pantai, dan kawasan sungai,” ujarnya.

Selain kepada pengelola wisata, Setya Ari turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam merencanakan liburan akhir tahun. Ia meminta wisatawan selalu memantau kondisi cuaca, mengikuti arahan petugas, serta tidak memaksakan diri mengunjungi lokasi yang berisiko tinggi.

“Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas. Jangan ragu membatalkan atau menunda kunjungan wisata jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” katanya.

Menurut Ari, sinergi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci agar libur Nataru dapat berjalan aman dan nyaman. Ia berharap penguatan pengawasan dan pelayanan di destinasi wisata mampu mencegah terjadinya insiden yang merugikan masyarakat.

DPRD Jawa Tengah, lanjut Ari, akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan publik di sektor pariwisata, sehingga momentum libur akhir tahun dapat memberi manfaat ekonomi tanpa mengabaikan keselamatan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah