
BANJARNEGARA – Babak baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Banjarnegara resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan dilantiknya sejumlah pengurus DPD, Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), serta Dewan Etik Daerah (DED) oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) oleh Karsono, S. Pd.I, Minggu (21/9/2025).
Pelantikan pengurus DPD PKS Banjarnegara di Rejasa Room Surya Yudha Park dihadiri langsung oleh Bupati-Wakil Bupati Banjarnegara, Aleg DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKS, serta pengurus dan kader.
Dalam struktur baru periode 2025-2030, MPD PKS Banjarnegara dipimpin oleh Broto Agung Saputro dengan Setyo Wartono sebagai Sekretaris. Sementara untuk DED diketuai oleh Nur Sulistianto dengan sekretarisnya adalah Nur Fauzan.
Sedang DPD PKS Banjarnegara masa bakti 2025-2030 diketuai oleh H. Dedi Suromli, S.Pd., Slamet Riyadi, S.Pd. sebagai sekretaris, Sodik Rohmanto sebagai bendahara, dan Alistiono sebagai penanggung jawab kaderisasi.

Usai dilantik, dalam pidato politiknya Dedi Suromli sebagai ketua DPD PKS Banjarnegara mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar seluruh pengurus semakin solid.
Menurutnya, perolehan 5 kursi DPRD Banjarnegara dari 6 dapil di Banjarnegara ini merupakan modal dasar yang harus ditingkatkan dengan kerjasama tim, komunikasi efektif, dan kepercayaan antar pengurus.
Dr. Amalia Desiana, Bupati Banjarnegara dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat sekaligus apresiasi kepada pengurus baru DPD PKS Banjarnegara atas dukungan terhadap pemerintah Banjarnegara.
Ia mengajak seluruh pengurus untuk menyamakan visi dan misi dalam membangun Banjarnegara serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.
“Tidak ada manusia yang sempurna, tapi yakinlah jika bersama-sama berada di belakang jajaran pengurus yang baru ini Insyaallah PKS kedepan bisa lebih maju dan sukses lagi.” Ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dr Amalia meminta apa yang terjadi Banjarnegara yakni ketersumbatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. PKS ini salah satu sebagai penyambung atau jembatan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Saya harapkan bapak ibu keluarga besar PKS sambil menoleh kanan dan kiri untuk melihat lingkungan sekitar yang membutuhkan” harapnya.
Ketua DPW PKS Jawa Tengah yang diwakili oleh Karsono, S.Pd.I menyampaikan pesan untuk para pengurus yang dilantik yaitu 3 siklus yang harus dijalankan. Siklus tersebut yakni konsolidasi, koordinasi, dan ekspansi.

“Dengan siklus tersebut bisa jalankan, 10 kurai di 2029 akan mudah tercapai.” ungkapnya.
Dedi Suromli menambahkan PKS adalah partai pelayan masyarakat, itu yang akan kita pertahankan karena itu cita-cita para pendiri partai.
Dedi mengatakan program awal kepengurusan mencakup pemberdayaan kader, pemanfaatan kantor partai sebagai basis kegiatan sosial, juga pengurus akan turun langsung untuk mengetahui kondisi nyata dimasyarakat.
Selain itu, Dedi juga menekankan kepada pengurus dan kader akan pentingnya pendampingan terhadap program-program dari pemerintah.
“Kami dikepengurus partai ingin menjadi mitra pemerintah Banjarnegara, memastiakan bagaimana program-program yang digulirkan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun daerah bisa tepat sasaran berkah bagi masyarakat,” pungkasnya.