
Sukoharjo — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Martono, turut hadir dalam rapat koordinasi bertajuk “Antisipasi Penurunan Serapan Tembakau melalui Kegiatan Penerapan Pembudidayaan Tembakau yang Baik Tahun 2025” yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 15 Juli 2025, bertempat di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Dalam kesempatan tersebut, Martono menyampaikan pentingnya penerapan prinsip budidaya tembakau yang baik sebagai langkah konkret untuk menjaga stabilitas serapan hasil panen petani tembakau di Jawa Tengah. Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks akibat perubahan regulasi dan fluktuasi permintaan pasar.
“Kami di DPRD Provinsi Jawa Tengah akan terus mendorong kebijakan dan pendampingan agar petani tembakau bisa tetap produktif dan berdaya saing. Penerapan Good Agricultural Practices bukan hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas,” ungkap Martono.
Selain memberikan arahan, Martono juga berdialog langsung dengan para petani tembakau yang hadir, mendengarkan aspirasi mereka terkait kendala dalam proses budidaya maupun pemasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pihak untuk menghadapi potensi penurunan serapan dan memastikan keberlanjutan usaha tani tembakau di Jawa Tengah.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, para penyuluh, serta perwakilan kelompok tani tembakau setempat. Suasana rapat tampak interaktif dengan sejumlah masukan dan diskusi dari peserta yang antusias membahas solusi praktis di lapangan.