Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita

Resmi Sandang Gelar Doktor, Agung BM Tawarkan Solusi Kolaboratif untuk Waduk Jatibarang

Whatsapp image 2025 06 26 at 06.10.59 4ea328f6

SEMARANG — Hari Rabu, 25 Juni 2025 menjadi momen bersejarah bagi Agung Budi Margono, Ketua Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Lingkungan Hidup (Intek LH) DPW PKS Jawa Tengah. Setelah lebih dari dua dekade mengabdi sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, Agung kini resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Lingkungan dari Universitas Diponegoro (Undip).

Ujian terbuka promosi doktor yang digelar di Ruang Sidang Utama Sekolah Pascasarjana Undip itu berlangsung penuh antusias. Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, serta kolega politik turut hadir memberikan dukungan. Ujian disertasinya dinilai oleh tujuh penguji bergengsi, termasuk Dekan Sekolah Pascasarjana Undip, Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D., dan promotor disertasi Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D.

Disertasi Agung yang berjudul “Model Pengelolaan Waduk Jatibarang di Kota Semarang” mengangkat pentingnya tata kelola kolaboratif antara pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat dan daerah, Perum Jasa Tirta I, PDAM, serta kelompok masyarakat seperti Pokdarwis dan petani konservasi. Penelitian ini menyoroti problem sedimentasi yang kian cepat serta minimnya koordinasi lintas kelembagaan dalam pengelolaan waduk strategis tersebut.

“Waduk bukan hanya urusan teknis, tapi juga sosial dan kelembagaan. Kita perlu satu model yang menjembatani semuanya,” ujar Agung dalam presentasi ilmiahnya yang berlangsung selama 15 menit.

Dalam paparannya, Pria yang pernah mengabdi sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng periode 2022-2024 itu juga mengingatkan bahwa jika tidak ada langkah konkret, Waduk Jatibarang terancam kehilangan fungsi utamanya dalam 21 tahun ke depan. Karena itu, ia merekomendasikan pembentukan Forum Komunitas Peduli Waduk (FKPW)—sebuah ruang koordinasi legal yang berbasis partisipasi warga dan dilengkapi sistem digital pemantauan air berbasis data real-time.

Agung menegaskan bahwa capaian akademiknya ini bukan sekadar gelar, tetapi bagian dari ikhtiar panjang untuk menyinergikan ilmu dengan advokasi kebijakan dan kerja nyata. “Saya ingin mendorong bahwa ilmu bisa menyatu dengan advokasi kebijakan dan kerja nyata di masyarakat,” katanya dengan penuh haru.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, SE, MM, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi ilmiah Agung. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap model kolaborasi berbasis kajian ilmiah. “Kami siap mendukung jika model seperti ini bisa jadi solusi nyata. Ini bukan hanya penting untuk Jatibarang, tapi bisa direplikasi ke waduk-waduk lain di Jawa Tengah,” tegasnya.

Tokoh-tokoh yang hadir juga mengapresiasi bahwa Agung tidak hanya mengangkat persoalan dari sisi akademik, tetapi juga menghadirkannya sebagai solusi yang bisa dieksekusi lintas sektor. Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Muhammad Afif, dalam keterangannya menyatakan kebanggaannya atas capaian kadernya. “Ini bukti bahwa kader PKS tidak hanya hadir di ruang politik, tapi juga dalam ruang ilmiah dan pengabdian masyarakat. Insya Allah ini akan jadi bekal besar untuk perjuangan ke depan,” ujarnya.

Dengan gelar Doktor ini, Agung Budi Margono meneguhkan komitmennya dalam menyuarakan isu lingkungan secara lebih mendalam, berbasis bukti ilmiah, dan mendorong perubahan kebijakan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah