Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita Fraksi

Media Tradisional Jadi Wadah Dialog Rakyat: Martono Serap Aspirasi di Sukoharjo

Whatsapp image 2025 06 01 at 06.55.06 faff8d77

Sukoharjo — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Martono, menggelar kegiatan bertajuk Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional pada Senin (26/05), bertempat di Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dimulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Acara dibuka dengan penampilan seni tari tradisional dari Perkumpulan Lembaga Pemberdayaan Seni dan Olahraga al Hidayah Titang, yang memukau para tamu undangan serta warga yang hadir. Penampilan ini menjadi simbol pentingnya pelestarian seni dan budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Dalam sambutannya, Martono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmennya sebagai wakil rakyat dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal.

“Dengan kegiatan seperti ini, harapannya bisa menjadi ikhtiar kita dalam menjaga budaya, khususnya tari tradisional. Selain itu, masukan dan saran dari masyarakat sangat penting bagi kami untuk membuat sebuah kebijakan,” ujar Martono di hadapan warga.

Martono juga menambahkan bahwa media tradisional, seperti pertunjukan seni dan budaya lokal, tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat komunikasi sosial yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan aspirasi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan pelaku kesenian lokal, serta perwakilan pemuda dari Kecamatan Weru. Mereka menyambut baik langkah yang diambil Martono dan mengapresiasi keterbukaan beliau dalam mendengarkan langsung aspirasi warga.

Para pelaku kesenian lokal mengakui bahwa kegiatan ini memberikan semangat baru bagi para pelaku seni tradisional. Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan kearifan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah