
Purwokerto – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah memberikan penyuluhan peningkatan kompetensi teknik mendongeng guru anak usia dini. Pelatihan tersebut digelar di Oemah Daun, Purwoketo pada Kamis (28/11/2024).
Penyuluhan yang diikuti oleh setidaknya 100 guru PAUD se-Purwokerto Selatan tersebut digelar guna meningkatkan kompetensi kepala dan guru PAUD dalam mengelola pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Hal tersebut diupayakan dengan memperkaya pengetahuan tentang teknik mendongeng yang kreatif dan inovatif.
Pelatihan tersebut diisi oleh Tafsir Rohadi selaku pengajar, pegiat dan konsultan edukasi dan Mulyadi Yulianto, S.Pt atau yang kerap dikenal Kak Imung selaku pegiat dongeng anak.
Dalam sesi materi mendongeng, Kak Imung menyampaikan setidaknya ada lima teknik mendongeng yang perlu dikuasai oleh guru PAUD, yakni gendeng atau totalitas, gending atau memiliki nilai seni, gendung atau berwawasan luas, gandang atau bersuara lantang, dan gandheng atau kemampuan mengayomi.
Menjadi narasumber dalam acara tersebut, Setya Arinugroho menyebut bahwa profesi pendidik anak usia dini merupakan profesi yang sangat mulia. Dirinya menjelaskan bahwa guru PAUD berjasa dalam membentuk dasar karakter, sosial, hingga kemampuan logika dan kreatifitas anak di usia keemasannya.
Kendati demikian, Setya Arinugroho menyoroti masih rendahnya tingkat kesejahteraan guru PAUD, terlebih dalam aspek honorarium.
“Kami terus berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan guru, utamanya PAUD. Harapannya kesejahteraan yang lebih baik akan meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik lagi” ungkap Setya Arinugroho.
Senada dengan Setya Arinugroho, Penilik Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan, Nur Cholis juga mengharapkan peningkatan kesejahteraan guru PAUD dengan pengangkatan guru PAUD formal dan non-formal.