Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita Fraksi

Ida Nurul Farida Dorong Kesejahteraan Lansia

IMG 20241109 125710 Dona Muhammad

Kendal – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd. dan Anggota DPR RI, Muhammad Haris, M.Si menerima kunjungan dan audiensi Majelis Zahrotul Jannah Kendal di area Masjid Ar Rohmah Pondok Pesantren Nurul Islam Tengaran Kabupaten Semarang pada Sabtu (9/11/2024).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wartono dengan tujuan bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasi masyarakat kelompok lansia tersebut. Dalam audiensi tersebut, Wartono menegaskan bahwa Pemerintah perlu memperhatikan dan mengupayakan kesejahteraan masyarakat kelompok lansia. Pasalnya kesejahteraan lansia dapat meningkatkan angka harapan dan kualitas hidup hingga pemberdayaan lansia.

Harapan hidup dan kualitas hidup lansia masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Indonesia dari tahun ke tahun. Penyakit Demensia Alzheimer menjadi momok yang menghantui dan mengancam kualitas hidup lansia. Data Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) menyebut Prevalensi atau resiko penyakit demensia Alzheimer di Indonesia menyentuh 27.9% . Sementara itu lebih dari 4.2 juta penduduk Indonesia menderita demensia.

Wartono yang dikenal sebagai mantan caleg DPRD Kendal itu menyampaikan bahwa upaya kesejahteraan lansia harus berfokus pada sosialisasi hidup sehat dan pendampingan pemberdayan lansia.

“Upaya kesejahteraan lansia ini perlu berfokus pada upaya-upaya sosialisai hidup sehat dan pendampingan pemberdayaan lansia” jelas Wartono.

Menanggapi Wartono, Ida Nurul Farida menuturkan bahwa pola hidup sehat menjadi hal fundamental bagi kesejahteraan lansia. Dirinya menegaskan bahwa kesehatan sangat mempengaruhi produktifitas. Lebih jauh, kesehatan dan produktifitas membantu terwujudnya kualitas hidup yang lebih baik.

“Kesehatan ini memang (aspek) fundamental bagi lansia. Karena kesehatan mempengaruhi produktifitas. Lebih lanjut kesehatan dan produktifitas inilah modal terwujudnya kualitas hidup lansia yang lebih baik” tuturnya.

Melalui audiensi tersebut, kedua pihak merumuskan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia. Di antaranya adalah dengan memberikan dukungan pelayanan kesehatan dan fasilitas pengembangan diri. Dukungan pelayanan kesehatan dilakukan melalui penyuluhan, pencegahan masalah kesehatan, pengobatan, dan rehabilitasi, serta pembinaan dan fasilitas kebersihan diri, konsumsi gizi seimbang, hingga latihan fisik secara rutin.

Sementara itu upaya pengembangan diri dilakukan dengan pembinaan dan pendampingan terkait menjalin hubungan sosial yang baik, memberikan kesempatan berkarya, serta menjamin perlindungan hukum dan tersedianya lingkungan yang ramah bagi lansia.

Sejalan dengan hal tersebut, Muh. Haris menegaskan kesiap sediannya untuk mendukung segala aspirasi yang masuk untuk kesejahteraan lansia pada umumnya dan di Kendal pada khususnya.

“Kami menerima dan tentunya mendukung penuh seluruh aspirasi yang disampaikan oleh bapak-ibu semua. Kami insya Allah akan terus berupaya semaksimal mungkin. Semoga kedepan seluruh lansia Indonesia, utamanya masyarakat Kendal mampu mendapatkan haknya berupa jaminan kesejahteraan, keadilan, serta perlindungan” pungkas Muh. Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah