

Kab. Semarang – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida menyebut bahwa Pemuda adalah mitra potensial dalam proses pembangunan Bangsa. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara Seminar Wawasan Empat Pilar Kebangsaan yang digelar dengan berkolaborasi bersama Yayasan Pendidikan Sosial dan Pesantren Nurul Islam pada Sabtu (28/7/2024) di Aula Rumah Makan Cikal Gading, Kabupaten Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Ida memaparkan peran potensial pemuda dalam mendukung atau menjadi mitra Pemerintah dalam menyelenggarakan hingga mensukseskan pembangunan.
Disebutkannya bahwa pemuda memiliki karakteristik unik berupa antusiasme, semangat, dan kreatifitas yang tak dimiliki sedemikian banyak oleh generasi sebelumnya. Oleh karenanya potensi berupa karakteristik unik tersebut sejatinya dapat diarahkan kebermanfaatannya pada pembangunan berbagai sektor di tanah air.
“Pemuda ini unik karakteristiknya, semangatnya besar, antusiasmenya kuat, dan kreatifitasnya hebat. Tentunya potensi besar bagi pembangunan” kata Ida.
Namun, ibarat sebuah pensil tentunya belum optimal fungsinya jika belum diserut dengan baik. Potensi pemuda perlu kiranya dioptimalkan agar dapat memaksimalkan peran dan menyempurnakan kerja-kerja nyata. Dalam hal ini, Ida menuturkan bahwa Pemuda perlu mendapatkan pembinaan berkelanjutan untuk tetap berkomitmen, memperkaya skill, kompetensi hingga memperkuat daya juang pantang menyerah yang dimilikinya.
“Tentunya perlu pembinaan agar terus berkomitmen, memperkaya skill, kompetensi hingga memperkuat daya juang pantang menyerah. Optimalisasi ini harapannya dapat memaksimalkan peran dan menyempurnakan kerja-kerja nyata pembangunan” jelas Ida.