

Semarang – Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hadi Santoso, S.T., M.Si. resmi menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Jabatan tersebut dikukuhkan melalui agenda pengucapan sumpah dalam Rapat Paripirna yang digelar pada Selasa (11/6/2024) di Gedung Berlian DPRD Jateng.
Pelantikan Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komisi D DPRD Jateng tersebut berdasarkan atas terbitnya surat keputusan Mendagri tanggal 6 Juni 2024 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Provinsi Jateng.
Usai mengucapkan sumpah, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara dan Pakta Integritas. Dalam sambutannya, Sukirman mengucapkan selamat atas pelantikan dan menyambut baik kehadiran Hadi Santoso sebagai Pimpinan DPRD.
“Selamat buat Saudara Hadi Santoso. Seperti kita ketahui bersama, pelantikannya memang saat-saat injury time (periode akhir masa jabatan kedewanan). Meski di saat injury time, kita berharap Saudara Hadi Santoso mampu menggolkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sukirman.
Saat dimintai keterangan usai Rapat Paripurna, Hadi mengungkapkan bahwa dirinya berkomitmen untuk menunjukkan kinerja terbaiknya dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.
“Tugas baru di akhir-akhir masa jabatan 2024 ini mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik. Tentu melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh Pak Wakil Ketua yang lama yaitu Pak Quatly, kita menyelesaikan PR hari ini, sedang pembahasan APBD tahun 2024,” ungkap Hadi.
Sejalan dengan hal tersebut, Hadi bertekad untuk memberikan kontribusi terbaiknya dalam menyelesaikan permasalahan kemiskinan yang tengah melanda Jawa Tengah. Dalam rangka mewujudkan misi tersebut, Dirinya menegaskan bahwa Ia akan terus memelihara dan memaksimalkan proses komunikasi yang baik sebagaimana yang telah diamanatkan oleh partai pengusungnya-PKS-
“Terus melanjutkan proses komunikasi, memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. Terutama kaitannya dengan kemiskinan dan juga hal-hal yang saat ini masih menjadi kendala bagi masyarakat Jawa Tengah,” lanjutnya.
Sementara itu, Jabatan Hadi sebelumnya, yakni Ketua Komisi D DPRD Jateng kemudian digantikan oleh rekan dewannya, Arifin Mustofa, S.Pd. Berkaitan dengan hal tersebut, Hadi menyampaikan amanat untuk melanjutkan penanganan sejumlah permasalahan besar yang masih menjadi pokok pembahasan Komisi D DPRD Jateng. Mulai dari minimnya anggaran infrastruktur hingga persoalan ketahanan pangan.
Hadi menyampaikan bahwa saat ini masih banyak ruas jalan yang rusak di Jateng. “Di Komisi D ada permasalahan besar, minimnya anggaran infrastruktur padahal banyak ruas-ruas jalan (rusak),” imbuhnya.