

Brebes – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sururul Fuad, Lc. menegaskan bahwa kebudayaan dapat menjadi akselerator pembangunan bagi Bangsa. Hal tersebut Ia sampaikan dalam acara Sosialisasi Kebijakan Melalui Media Tradisional dengan tajuk ‘Membangun Bangsa yang Berkepribadian dalam Kebudayaan’ di Kecamatan Kersana, Brebes pada Minggu (9/6/2024).
Dirinya mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan suatu Bangsa tak dapat dipisahkan dari peran kebudayaan. Sebab identitas dan karakter Bangsa lah yang menjadi tameng sekaligus kemudi bahtera pembangunan.
“Kebudayaan tak sekedar identitas, lebih dari itu ia dapat menjadi akselerator bagi pembangunan Bangsa” kata Fuad saat memberikan pengantar dalam acara tersebut.
“Kebudayaan justru ruhnya, Sebab identitas berupa budaya dan karakter kebangsaan merupakan kemudi bahtera yang menentukan arah pembangunan, serta tameng yang melindungi dari berbagai ancaman eksternal” ujar Fuad.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Fuad menegaskan bahwa penguatan kebudayaan dan karakter pancasila perlu ditanamkan kepada seluruh masyarakat utamanya kepada generasi muda. Pasalnya generasi muda-lah yang paling berpotensi memegang peran-peran penting kemasyarakatan hingga kenegaraan.
Tanpa kepribadian dan karakter pancaisla, sumber daya manusuia (SDM) dengan potensi segemilang apapun tidak akan membawa dampak dan perubahan positif bagi Bangsa Indonesia. Hal tersebut dikarenakan tak adanya landasan bertindak hingga pertimbangan untuk mengupayakan kesejahteraan kelompok disamping kesejahteraan pribadinya.
“Segemilang apapun SDM nya kalo tidak punya karakter yang baik, makan sia-sia. Potensi tersebut tak akan membawa dampak positif bagi perubahan dan pembangunan Indonesia” ujar Fuad.
Fuad tak menampik bahwa penguatan budaya dan karakter pancasila tak satu-dua hari jadi. Butuh proses yang panjang dengan bantuan berbagai pihak baik Institusi Pemerintahan, Lembaga Swadaya, hingga Masyarakat. Kendati tak mungkin jadi seketika, namun proses yang bertahap Fuad yakini mampu memberikan hasil yang lebih baik dan permanaen.