

Sragen – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng, Arifin Mustofa, S.Pd. menyebutkan bahwa transportasi umum antar daerah seperti bus rapid transit (BRT) Trans Jawa Tengahmemiliki potensi baik untuk mendongkrak pariwisata edukatif di Jateng.
Pernyataan tersebut dilatarbelakangi oleh minimnya minat masyarakat terhadap tempat wisata bertema edukasi seperti museum dan kebun binatang. Arifin berpendapat bahwa kemudahan akses dapat menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata. Pasalnya, masyarakat tak perlu lagi mengkhawatirkan biaya transportasi yang mahal.
“Trans Jateng ini punya potensi dongkrak pariwisata edukatif yang relatif sepi peminat, kemudahan akses cenderung menarik masyarakat” jelasnya.
Selain itu, Arifin juga berkaca pada keberhasilan BRT Sangiran dalam menyediakan akses yang mudah dan murah bagi masyarakat Jateng menjangkau wisata edukatif unggulan Sragen tersebut.
“Cara paling efektif untuk mendongkrak pariwisata salah satunya adalah penyediaan akses yang berkualitas dan murah bagi masyarakat, kita berkaca pada keberhasilan BRT Sangiran dengan rute Solo-Sragen yang pada akhirnya mendatangkan banyak wisatawan” ujar Arifin.
kedepan, Arifin berharap Pemerintah mampu mengerahkan dan memfokuskan upaya peningkatan pariwisata melalui optimalisasi jaringan bus trans Jateng. Selain mampu memberikan keuntungan strategis dalam meningkatkan sumbangan pendapatan asli daerah (PAD) melalui transportasi dan pariwisata daerah, hal tersebut juga Ia yakini dapat mendongkrak kesejahteraan pelaku UMKM di sekitar tempat wisata.
“Harapannya, Pemerintah mampu mengerahkan dan memfokuskan segala upaya peningkatan pariwisata melalui moda transportasi daerah kita, BRT Trans Jateng. Agar menjadi sumbangan PAD juga mensejahterakan pelaku UMKM di daerah tersebut” tutup Arifin.