

Semarang – Menjelang mudik lebaran 2024, Anggota Komisi C DPRD provinsi Jateng, Agung Budi Margono menghimbau masyarakat untuk memperhatikan kemanaan rumah saat hendak ditinggal mudik. Pernyataan tersebut Ia sampaikan dalam kesempatan wawancara pasca rapat Paripurna pada Kamis (28/3/2024)
Agung mengungkapkan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi pembobolan rumah hingga pencurian sepeda motor selama periode mudik. Terlebih rumah dalam keadaan kosong dan minim keamanan.
“Saat mudik yang paling rentan, rumah ditinggalkan dengan minimnya keamanan dan upaya preventif lain terkait pencurian. Untuk itu kami menghimbau masyarakat untuk memperhatikan keamanan saat meninggalkan rumah” ujar Agung.
Kriminolog Universitas Indonesia, Josias Simon mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan kriminalitas selama masa Ramadhan dan jelang lebaran. Kriminalitas tersebut umumnya pencurian sepeda motor dan maling rumah.
Senada dengan Josias, Agung kemudian menjelaskan bahwa hal tersebut dapat dihindari dengan menitipkan motor yang tidak digunakan kepada Polres atau Polsek terdekat.
“Setiap tahun Polres melayani penitipan motor gratis selama mudik. Biasanya dibuka H-7 sampai H+7 lebaran. Nah ini bisa dimanfaatkan” tutur Agung.
“Surat berharga, emas, uang tunai dan benda-benda berharga lain bisa disimpan di brankas. Ataupun dapat dengan meningkatkan keamanan rumah dengan memasang teralis, CCTV, atau detektor pintu-jendela. Kalau tidak, bisa diusahakan juga dengan memasang saklar otomatis pada lampu luar rumah dan lapor kepada RT untuk didata dan ditingkatkan patroli kamlingnya” lanjut Agung.
Anggota DPRD yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng tersebut juga menekankan pentingnya peningkatan keamanan lingkungan di tingkat RT dan RW. Dirinya berharap masyarakat yang tidak mudik dapat saling menjaga.
“Harapannya RT dan RW dapat meningkatkan keamanan lingkungan jelang hingga pasca libur lebaran. Masyarakat hendaknya dapat saling menjaga satu sma alain sehingga masyarakat tak perlu wa-was selama mudik” tutup Agung.