Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita

BPJS Kesehatan Menyulitkan ? PKS Jamin Kesehatan Mudah Hanya dengan KTP

source: bogor-today.com
source: bogor-today.com
source: bogor-today.com

PKS Jateng Online – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) yang seharusnya menjamin kesehatan masyarakat, kini malah mempersulit masyarakat untuk menjalani pengobatan. Selain proses administrasinya yang lama, antrean panjang juga menjadi keluhan pengguna BPJS saat ini. Hal ini dikarenakan, BPJS menerapkan sistem tingkatan kelas penggunanya sehingga pelayanannya mendahulukan pasien dengan pembiayaan mandiri dan asuransi, serta pasien yang berada di tingkatan pertama.  

Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak konstitusional setiap warga untuk mendapat perlindungan dari negara. Akan tetapi, pada kenyataannya diskriminasi pelayanan kesehatan masih sering terjadi. Diskriminasi dari rumah sakit terhadap peserta BPJS Kesehatan mengakibatkan pasien kelas menengah ke bawah tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang mumpuni dan cepat.

Selain itu, praktik pembatasan kuota layanan masif terjadi di lapangan. Pembatasan tersebut meliputi pembatasan durasi, jenis, dan kualitas pelayanan. Hal ini menjadi salah satu tantangan besar dalam mewujudkan cita-cita cakupan kesehatan semesta. Pemberlakuan kuota mengakibatkan diskriminasi pelayanan terhadap pasien BPJS Kesehatan. 

Penyebabnya, keterbatasan kemampuan dan kurangnya dokter, ketersediaan ruangan dan alat medis, serta adanya perbedaan pembiayaan bagi faskes. Hal ini juga berdampak pada penyediaan pusat layanan kesehatan tingkat menengah, seperti Puskesmas yang seharusnya dibangun sampai ke daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), serta belum optimalnya distribusi dokter dan perawat hingga ke daerah 3T tersebut.

Anggota BPJS Watch, Timboel Siregar, mengungkapkan terdapat 10,2 juta warga miskin yang tidak dilayani karena tidak terdaftar, maupun dibayarkan iurannya oleh pemerintah. Hal serupa juga berlaku di pemerintah daerah. Di mana, kenaikan iuran membuat peserta JKN berkurang.

Atas dasar permasalahan-permasalahan pelayanan kesehatan di atas, PKS hadir dengan salah satu programnya yaitu sehat mudah yang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak rakyat agar mendapatkan pemerataan pelayanan kesehatan. Jaminan kesehatan harus mudah diakses oleh seluruh masyarakat, utamanya kelas bawah. Masyarakat tak perlu dipusingkan dengan sistem yang rumit, persyaratan yang sulit, dan birokrasi yang berbelit. Masyarakat dapat mudah mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP dan tak perlu memakai kartu BPJS lagi.

Tak hanya itu, PKS juga mencanangkan beberapa program di bidang kesehatan diantaranya pengadaan 1 desa 1 puskesmas, penghapusan tunggakan BPJS, dan 3 rumah sakit tipe B di setiap provinsi.

Penulis : Fattt_ry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah