

SEMARANG, PKS Jateng Online – Ada yang menarik disampaikan oleh Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dalam debat capres putaran ketiga , Minggu, (07/01/24). Anies mengatakan, ketahanan nasional yang akan dibangun dan dijaga serius untuk rumah tangga.
“Kami akan memulai dengan kepemimpinan yang menjunjung tinggi etika, mengandalkan data informasi yang serius. Kita ingin Republik ini berperan di level global, dijaga secara serius untuk rumah tangga dan level nasional. Sehingga kewibawaan kita, kewibawaan berdasarkan kekuatan.” Kata Anies.
Sejalan dengan pernyataan Anies tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini bahwa ketahanan keluarga merupakan modal untuk mewujudkan ketahanan nasional. PKS sebagai salah satu elemen bangsa berkomitmen ikut bersama semua elemen turut menyelesaikan persoalan bangsa. Namun PKS bukanlah negara bisa menyelesaikan semua permasalahan.

Komitmen besar PKS adalah melakukan fungsi pelayanan, pemberdayaan dan pembelaan. Lalu bagaimana kiprah Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS dalam berkhidmat?
Ada dua pokok besar program BPKK, yakni penguatan peran perempuan yang berbasis keluarga, dan kedua pokok ketahanan keluarga. Membangun bangsa ini berawal dari membangun keteladanan dari keluarga-keluarga, penguatan ketahanan keluarga ini dilakukan melalui Rumah Keluarga Indonesia (RKI).
RKI adalah salah satu organisasi sayap PKS yang telah ada sejak tahun 2011. RKI merupakan sebuah Upaya untuk mengatasi ancaman, gangguan, dan bencana yang dihadapi keluarga Indonesia saat ini.
Ketua BPKK DPW PKS Jateng Suminah menjelaskan RKI dibentuk dalam Upaya meningkatkan kualitas keluarga dan mewujudkan ketahanan keluarga.
“Menjaga ketahanan nasional, dimulai dari menjaga ketahanan keluarga. Hal ini tidak bisa ditawar lagi. RKI dibentuk dalam Upaya meningkatkan kualitas keluarga dan mewujudkan ketahanan keluarga. Jika keluarga keluarga kokoh, ketahanan sosial juga akan kokoh,” Terang Suminah.
Lebih lanjut Suminah menjelaskan, RKI mendampingi keluarga Indonesia melalui beberapa kegiatan diantaranya, Pembinaan keluarga Sejahtera; Post Ekonomi Keluarga; Layanan Konsultan Keluarga, Aksi-Aksi Kepedulian dalam RKI Peduli.
Saat ini di telah terbentuk 10.249 titik RKI di seluruh Indonesia, dengan 2.772 Konsultan keluarga; 750 konsultan muda, dan 91 forum ayah.
BPKK PKS meyakini bahwa penguatan peran perempuan PKS harus dibangun atas dua dimensi peran, yaitu peran asasi sebagai istri dan ibu serta peran perluasan sebagai anggota masyarakat yang memiliki kewajiban menyuarakan kepentingan politik perempuan.
Kanal ini merupakan sarana komunikasi, pembelajaran politik (edukasi) bagi masyarakat serta wahana informasi aktivitas dakwah perempuan PKS terkait perempuan, anak dan keluarga
RKI mengokohkan eksistensinya dengan resmi menjadi organisasi sayap PKS dan siap berperan aktif dalam pemenangan PKS dan pasangan capres-cawapres Anies-Muhaimin (AMIN).
Semangat RKI ini senada dengan visi misi yang sudah dirumuskan oleh AMIN untuk perempuan. Visi misi AMIN adalah perempuan aman dari kekerasan dan semakin maju dalam berkarya.
Perempuan Indonesia merupakan aset, potensi, dan investasi penting bagi Indonesia yang dapat berkontribusi secara signifikan sesuai kapabilitas dan kemampuannya.