
Semarang – Ketua Fraksi PKS Jawa Tengah, Agung Budi Margono, S.T., M.T. menyampaikan potensi dunia konten kreator dalam membangkitkan ekonomi kreatif di kalangan Pemuda. Hal tersebut Ia sampaikan pada acara talkshow kepemudaan “Ngobrol Santai Rebonan” (27/12/2023).
Agung BM menjelaskan bahwa ledakan usia produktif tak akan menguntungkan jika sumber daya manusia (SDM) tak mampu mandiri dan berkontribusi dalam ekonomi. Sayangnya, era digitalisasi menyebabkan serapan lapangan kerja semakin khusus dan menyempit.
Kendati demikian, solusi permasalahan tersebut tak bisa hanya mengandalkan Pemerintah. Masyarakat juga perlu berupaya berubah. Oleh karena itu, Agung BM mendorong pemuda untuk mulai menyelami dunia ekonomi kreatif.
“SDM meningkat tapi tidak dibarengi dengan lapangan pekerjaan. Memang itu jadi salah satu PR Pemerintah. Tapi menunggu perubahan juga bukan solusi. Maka kita gerakkan masyarakat terutama pemuda, untuk berdikari lewat ekonomi kreatif”
Ekonomi kreatif memang salah satu concern Agung BM sebagai solusi ketenagakerjaan. Baginya Ekonomi kreatif tak hanya mampu membangkitkan kemandirian personal, namun juga mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan talkshow kali ke-enam tersebut, turut hadir Nurhaq Ferdiansyah, salah satu konten kreatif youtube. Ia merupakan sosok dibalik kesuksesan channel Youtube Dapur Bunda Keysha dengan hampir 300 ribu subscriber.
Sementara itu, Nurhaq menjelaskan dunia konten kreator dapat menjadi salah satu peluang usaha ekonomi kreatif yang menjanjikan. Hal terebut Ia sampaikan lantaran digitalisasi berkembang begitu pesat. Jika tak memanfaatkan hal tersebut, masyarakat mungkin hanya bisa menjadi konsumen terus-menerus.
“Youtube ini menjanjikan, karena sekarang digitalisasi semakin pesat. Semua kalangan membutuhkan internet. Bahkan untuk hiburan dan belajar sendiri, orang cenderung akses melalui Youtube dibanding televisi atau media lain” papar Nurhaq.
Dalam kesempatan talkshow tersebut, Nurhaq memberikan materi terkait ide konten, persiapan dan produksi konten, pengelolaan channel hingga monetisasi Youtube. Seluruh peserta nampak antusias menyimak materi dan bertanya lebih lanjut terkait potensi jangka panjang Youtube.
Sementara itu, Agung BM mengungkapkan bahwa digitalisasi memang punya dua sisi negatif dan positif, tergantung bagaimana cara kita memanfaatkannya.
“Dampak digitalisasi itu tergantung cara kita menyikapi dan memanfaatkannya. Kalau dimaksimalkan untuk kebaikan, maka yang kita dapatkan juga kebaikan. Seperti Mas Nurhaq bisa berkarya sekaligus berpenghasilan dari Youtube. Sebaliknya kalau tidak dimanfaatkan untuk kebaikan maka pastilah dampak negatif yang akan terasa. Seperti konsumtif dan malas” ujar Agung BM.
Talkshow Ngobrol Santai Rebobonan memang rutin diselenggarakan setiap pekan, Agung BM mengaku hal tersebut ia lakukan untuk memfasilitasi edukasi pengembangan diri pemuda di Jawa Tengah.
“Talkshow rebonan ini memang kami fokuskan untuk memfasitasi edukasi pengembangan diri pemuda di Jateng” ungkap Agung.
Lebih lanjut, Agung BM. juga mengaku senang dapat memfasilitasi pemuda dengan talkshow santai yang inspiratif. Selain karena dapat memotivasi dan membekali pemuda dengan ilmu praktis, Ia juga dapat mendengar langsung problema dan gagasan pemuda terkait kesejahteraan.