
Wonogiri – Masalah ketenagarakerjaan masih menjadi pekerjaan rumah yang sulit diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2023 mencatat tingkat pengangguran terbuka di Jateng mencapai 5,13 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19,99 juta jiwa penduduk bekerja, sementara 1,08 juta jiwa lainnya merupakan pengangguran.
Kabupaten Wonogiri sendiri menyandang predikat daerah pengangguran terbuka terendah dengan presentase 1,95 persen. Angka tersebut bahkan jauh lebih rendah dari presentase pengangguran terbuka Kota Solo dengan 5,83 persen.
Kendati demikian, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Hadi Santoso ingin terus berupaya menekan angka pengangguran di Wonogiri. Hal tersebut Ia sampaikan saat menggelar acara pelatihan kerajinan bambu bersama LPK Kusuma Bangsa (20/12/2023).
“Memang angkanya sudah jauh lebih kecil dibanding kabupaten-kota lain, tapi bukan berarti kita bisa bersantai-santai. Karena tujuan kita bukan menjadi daerah paling minim pengangguran tapi meniadakan pengangguran. Maka kita terus upayakan untuk menekan angka pengangguran di Wonogiri” ungkap Hadi saat ditemui di pasca acara.
Hadi menuturkan, acara tersebut digelar sebagai upaya strategis untuk mengentaskan pengangguran di Wonogiri. Peserta dibekali keterampilan mengolah bambu menjadi aneka kerajinan kreatif yang menarik dan bernilai jual tinggi.
Acara tersebut menghadirkan pula Ketua LPK Kusuma Bangsa, Rohmad Suyadi, serta Perwakilan Dinas Pendidikan, Budi Siswanto sebagai narasumber. Sementara itu sesi pelatihan kerajinan dibimbing langsung oleh pelaku usaha pengrajin bambu setempat, Bapak Simin.
Lebih lanjut, Hadi berharap, dengan kegiatan pelatihan tersebut, masyarakat tak lagi bingung atau bergantung pada satu peluang kerja. Sebaliknya, masyarakat mampu menghidupi diri dan keluarga hingga membuka lapangan kerja melalui usaha tersebut.
“Harapannya, masyarakat yang sudah terampil menjadi mandiri, mampu menghidupi diri dan keluarga hingga membuka lapangan kerja baru dengan bisnis tersebut” ujar Hadi.
Terselenggaranya acara tersebut merupakan salah satu wujud komitmen Hadi Santoso dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di Wonogiri. Sementara itu, acara pelatihan berlangsung lancar. Seluruh peserta antusias mengikuti pelatihan dan mengaku senang dapat difasilitasi untuk belajar dan mengembangkan keterampilan.