Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita Fraksi

Ida: Hapus Stigma Rendahnya SDM dengan Peningkatan Kompetensi

Image 750x 65577b53a3939

Salatiga – Indonesia masih saja dihadapkan dengan persoalan mendasar, yakni stagnannya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Padahal kualitas SDM yang unggul adalah modal utama dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dan dapat bersaing pada semua bidang di ranah global.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Hj. Ida Nurul Farida menekankan bahwa kompetensi yang baik itu sangat dibutuhkan di tengah stigma rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja Indonesia. Hal tersebut Ida sampaikan saat terjun menyapa konstituennya di Salatiga pada Jumat (17/11/2023).

Dalam kesempatannya tersebut, Ida menyebutkan beberapa pokok masalah tenaga kerja yang menjadi sorotan.

“Masalah tenaga kerja yang pertama diantaranya adalah rendahnya kualitas tenaga kerja kita. Kadang-kadang memang untuk kerja apalagi kerja di perusahaan-perusahaan yang bonafide, tentu harus memiliki kompetensi yang baik,” Papar Ida.

Oleh karena itu, berbagai pelatihan dan berbagai kursus sebagai upaya meningkatkan kompetensi menjadi penting. Sehingga SDM Indonesia dapat lebih dihargai karena kompetensinya, bukan hanya tenanganya saja.

“Jangan ke sana (ke luar negeri) mengirim pembantu saja, mohon maaf ya Indonesia ini jangan hanya keluar negeri untuk jadi pembantu. Sangat sayang, kalau bisa ya kita berkompeten punya keahlian,” Ujar Ida.

Persoalan selanjutnya adalah akses informasi yang terjamin validitasnya.

“Jangan hanya lewat Google. Terutama bagi yang gadis-gadis ini, tentu harus lebih berhati-hati lagi. Karena banyak iming-iming tinggi, ternyata di luar tadi ada trafficking, ada perdagangan orang. Itu yang tentu harus kita hindari betul,” Papar Ida.

Lebih lanjut, terbatasnya kesempatan kerja juga menjadi persoalan sekaligus katalis dalam meningkatkan kompetensi SDM.

“Tenaga kerja berlimpah, sementara kesempatan kerja terbatas. Oleh karena itu kami pun selalu memotivasi untuk anak-anak juga para guru, agar bagaimana para siswa dapat meningkatkan kompetensinya untuk bersaing dala dunia kerja, kemudian lulusan SMK ini bisa menciptakan lowongan kerja, menciptakan peluang-peluang kerja, berinovasi bukan cita-citanya untuk menjadi buruh, bukan cita-citanya untuk menjadi pegawai pabrik dan sebagainya. Tapi bagaimana agar murid-murid anak-anak itu juga punya inovasi, punya kreativitas dan punya impian untuk bagaimana menciptakan peluang-peluang kerja,” Papar Ida.

Di penghujung acara, Ida menyampaikan optimismenya tentang peluang-peluang kerja di masa depan. PotensiĀ  Kota Salatiga begitu besar untuk terus digali dan dikembangkan,

“Salatiga ini memang kota kecil, tapi potensinya saya yakin dan optimis begitu besar di berbagai sektor. Tinggal bagaimana kita menggalinya. Oleh karena itu mari tingkatkan terus kompetensi SDM kita!” Pungkas Ida.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah