
Brebes – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sururul Fuad menyatakan pentingnya melakukan edukasi politik agar masyarakat menyadari ancaman demokrasi dari cost politik atau politik uang yang diserahkan kepada mekanisme pasar. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah yang berlangsung di Bumiayu, Brebes (9/11/2023).
“Kalau cost politik kita biarkan mahal dan mengikuti permintaan pasar, maka gedung DPRD itu hanya akan diisi oleh orang-orang yang punya banyak duit saja” Jelas Fuad.
Lebih lanjut, Fuad mengingatkan, kondisi tersebut akan menyebabkan kesempatan terpilihnya pemimpin melalui jalur demokrasi menjadi sangat terbatas.
“Ketika yang bisa menjadi pemimpin hanya orang kaya raya saja maka anak-anak dari bapak ibu semua mungkin tidak akan pernah mempunyai kesempatan untuk menjadi pemimpin”, ucapnya.
“Orang-orang yang pintar dan berkualitas kalah dengan isi tas”, tegasnya.
Sururul Fuad menuturkan bahwa trend Cost politik dari tahun ke tahun semakin pesat. Oleh karena itu Pemerintah perlu segara mengambil sikap agar masyarakat tetap mempunyai trust atau kepercayaan terhadap demokrasi.