Kasus COVID-19 di Jateng meledak usai lebaran, Dewan Minta Pemerintah Perkuat 3T

img

Ida Nurul Farida Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah / Foto: Arsip DPRD Jateng

 

Salatiga, PKS Jateng Online - Anggota Komisi E DPRD Jateng Ida Nurul Farida mendorong Pemprov Jateng berkordinasi dengan Pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk memperkuat 3 T (  testing, tracing, dan treatment ) kepada masyarakat di Jawa tengah. Hal itu mengingat melonjaknya kasus COVID-19 di Jawa Tengah usai lebaran, bahkan menjadi yang tertinggi di Indonesia.

"3 T tadi harus diperkuat dan diperketat, untuk menekan angka lonjakan COVID-19 di Jawa Tengah. Apalagi Jawa Tengah menjadi provinsi dengan angka kenaikan kasus COVID tertinggi di Indonesia, dengan kenaikan sebesar 103%," Ujar Ida.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmita menyampaikan bahwa usai libur Lebaran, kasus positif Corona meningkat sebanyak 56,6 persen, dari 26.067 kasus pada 10 Mei menjadi 40.821 pada 24 Mei. dan Jawa Tengah menjadi provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi (naik 103%) selama periode 2 minggu pasca Idul Fitri. disusul Kepulauan Riau (naik 103%), Riau (naik 69%), DKI Jakarta (naik 49,5%) dan Jawa Barat (naik 25%).

"Ini harus jadi perhatian serius, karena walaupun kemarin ada pelarangan arus mudik, Jawa Tengah tetap saja menjadi daerah yang paling banyak dituju saat mudik," Terangnya.

Ida juga mendorong agar pemprov beserta pemerintah daerah agar menyiapkan sarana dan prasarana penanganan COVID-19  agar para pasien dapat tertangani dengan baik. terut

"Setelah terjadi lonjakan, harus berimbang upaya pencegahan agar tidak bertambah klaster baru serta harus dimaksimalkan penanganannya dengan menambah ruang UGD, ruang-ruang isolasi dan sebagainya," Tutur Ida. "Masyarakat juga harus lebih hati-hati dan disiplin terhadap protokol kesehatan, karena COVID-19 tak hanya berdampak kepada personal tapi juga bisa menyerang keluarga dekat," Pungkasnya.

8 Daerah yang menjadi pantauan pemerintah karena melonjaknya kasus COVID-19 pasca Idul Fitri adalah peningkatan kasus Covid-19 juga terjadi di Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Banyumas, Cilacap, Klaten dan Jepara. Kudus menjadi perhatian serius karena menjadi satu-satunya daerah di Jateng yang zona merah. Dikutip dari laman corona.kuduskab.go.id, per 2 Juni 2021, kasus Covid-19 di Kudus telah mencapai angka 7.736 kasus.