

Grobogan – Tak kurang dari sebelas kecamatan terendam banjir di Kabupaten Grobogan sejak senin (5/2/2024) malam hingga selasa (6/2/2024) pagi. Sementara itu ketinggian air beragam, yakni berkisar antara 20-60 cm. Akibat musibah tersebut, tujuh rumah dinyatakan hanyut, empat tanggul sungai jebol dengan kerusakan parah. Selaian itu, banjir tersebut juga menyebabkan kelumpuhan lalu lintas jalur utama Semarang-Purwodadi.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Ida Nurul Farida mengaku prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Grobogan tersebut. Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Jawa Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengupayakan penanggulangan dan tindakan evakuasi masyarakat.
Kendati demikian, Ida terus mendorong Pemerintah melalaui Dinas terkait, Pihak Non-Government Organization, dan masyarakat untuk terus membantu pemulihan kondisi beberapa wilayah yang terdampak, khususnya dalam memperbaiki beberapa bendungan, talud, serta rabat beton yang rusak.
“Kami harapkan, selain pendampingan juga penanggulangan bencana yang telah diupayakan, nantinya segera dilanjutkan dengan pemulihan berupa perbaikan bendungan, talud, jalan yang rusak dan sebagainya” ujar Ida
Percepatan perbaikan diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya bencana serupa terjadi. Lebih lanjut, Ida berharap, masyarakat Grobogan yang terdampak dapat pulih lebih cepat.