

Banjarnegara – Hitung mundur pemilihan umum tak terasa menginjak angka 28 hari lagi. Kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2024 terus dipantau Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah. Saat berdiskusi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banjarnegara, Jumat (12/1/2024), Anggota Komisi A Wakhid Jumali mengatakan tahapan-tahapan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sukses.
Anggota Komisi A DPRD Provini Jawa Tengah, Tri Mulyantoro, S.H. mengatakan bahwa pengawasan jelang Pemilu perlu dioptimlakan untuk menghindari tindak kecurangan dan pelanggaran lain yang tak diinginkan.
“Mendekati pemilu ini, semua sedang gencar melakukan perisapan-persiapan kampanye. Ini tentunya perlu diawasi, mengingat beberapa anggota dewan petahana yang juga maju caleg masih harus menghadiiri banyak undangan dan kegiatan kedewanan daerah” jelas Tri.
Sementara itu, Tri juga mengungkapkan bahwa masyarakat banyak yang belum memahami betul mengenai sistematika pencoblosan. Dirinya menjelaskan bahwa perlu adanya sosialisasi yang baik dan menyeluruh kepada masyarakat agar tak ada kebingungan dan kesalahpahaman pada pemilu mendatang.
Di sisi lain, anggota DPRD juga bertanggungjawab dalam mensosialisasikan sistematika pemilu kepada masyarakat. Hanya saja dalam pelaksanaannya anggota DPRD dihadapkan pada situasi dilematis.
“Harapan kita semua penyelenggaraan Pemilu kali ini berjalan aman, tertib, lancar dan sukses. Kami selaku Anggota DPRD juga memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan juga. Namun di beberapa daerah terkadang, adanya panwascam dapat membuat masyarakat menjadi takut,” katanya.
Diakuinya bahwa tugas panwas tidaklah ringan karena harus mengawasi semua yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. Tidak hanya aparat pemilu yang diawasi tapi masyarakat pun menjadi ranah panwas untuk diawasi dalam hal kegiatan-kegiatan kedewanan.