
Pekalongan – Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Afif, berharap tempat-tempat pelatihan kerja dapat menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta. Menurutnya, langkah ini akan mempermudah peserta yang telah mengikuti pelatihan untuk langsung terserap di dunia kerja.
Hal tersebut disampaikan Afif saat kunjungan Komisi C DPRD Jateng ke Kota Pekalongan, Rabu (30/7). Di Kantor Wali Kota Pekalongan, rombongan berdiskusi bersama jajaran Pemkot setempat membahas persoalan pengangguran.
Kepala Dinas Perindustrian & Tenaga Kerja Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan, mengungkapkan bahwa dari total populasi sekitar 321 ribu jiwa, terdapat 247 ribu orang yang masuk usia kerja. Dari jumlah itu, sekitar 9 ribu orang masih menganggur.
“Kami fokus pada lulusan SMA/SMK dengan melakukan pelatihan berbasis kompetensi. Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan saat mencari kerja,” kata Betty, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan, Sugiyo.
Terkait peluang kerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Betty menilai banyak tenaga kerja yang kesulitan mengaksesnya karena tingginya biaya hidup yang harus ditanggung.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Afif menekankan pentingnya keterhubungan antara pelatihan kerja dengan kebutuhan industri. “Harapan kami, beberapa tempat pelatihan kerja seperti BLK bisa bekerjasama dengan perusahaan atau industri agar mereka bisa langsung kerja,” ujarnya.