
Pekalongan – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Much. Muchlis Ariston, menghadiri kegiatan sosial kemasyarakatan di Kelurahan Panjang Baru, Kota Pekalongan, dalam rangka Forum Kelurahan Siaga Sehat (FKSS). Kegiatan ini difokuskan untuk pemberdayaan dan dukungan terhadap kelompok lanjut usia (lansia), sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga usia lanjut.
Dalam acara yang digelar pada Sabtu pagi ini, berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, mulai dari senam jantung sehat, sarapan bubur sehat, hingga dialog interaktif bersama Bapak Ariston dan Kepala Kelurahan Panjang Baru, Bapak Ahmad Rofiq, S.STP., M.Si.
Puncak acara ditandai dengan penyaluran bantuan sembako kepada puluhan lansia yang tergabung dalam kelompok FKSS dan Posyandu Lansia Kelurahan Panjang Baru. Bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian legislatif terhadap kelompok rentan, sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan aktif di usia lanjut.
Dalam sambutannya, Muchlis Ariston menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para lansia yang masih aktif dan mengabdikan diri dalam kegiatan sosial masyarakat.
“Para lanjut usia ini sangat kita hormati dan kita apresiasi. Mereka diberikan kegiatan yang bermanfaat, yang membuat mereka tetap bergerak dan sehat. Ternyata masih banyak yang tetap berhidmat di masyarakat. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah: Khoirunnas anfa‘uhum linnas – sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Menurut data dari Dinas Kesehatan, jumlah lansia di Kota Pekalongan mencapai lebih dari 32.000 jiwa pada tahun 2024. Program FKSS menjadi salah satu upaya integratif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia, termasuk melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis masyarakat.
Kepala Kelurahan Panjang Baru, Ahmad Rofiq, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi Bapak Muchlis Ariston serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kami bersyukur kegiatan ini bisa berjalan lancar. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan, dan lansia kita bisa terus semangat, sehat, dan bahagia,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk terus menjaga kesehatan dan meningkatkan peran sosial para lansia sebagai bagian penting dalam pembangunan berbasis masyarakat.