Logo DPW PKS Provinsi Jawa Tengah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Sosmed Kami
Kembali ke Berita Berita Fraksi

Wakil Ketua DPRD Jateng: Pendidikan Berdampak Jadi Investasi Terbaik

Whatsapp image 2025 05 10 at 09.39.37 (1)

Purwokerto — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Setya Arinugroho, menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Suara Purwokerto dengan tema “Bersama Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berdampak.”

Dalam dialog tersebut, Setya Arinugroho menyoroti kondisi pendidikan di Jawa Tengah dari berbagai aspek. Menurutnya, meskipun capaian angka partisipasi pendidikan terus meningkat, tantangan masih terasa pada pemerataan kualitas tenaga pendidik dan infrastruktur.

“Ada ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, baik dari segi fasilitas, kualitas guru, maupun akses digital. Ini pekerjaan rumah kita bersama,” ujar Ari, sapaan akrab masyarakat.

Dirinya menekankan bahwa pendidikan berkualitas bukan sekadar soal kurikulum, tetapi juga soal dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Menurutnya, pendidikan harus mampu meningkatkan taraf hidup dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Faktor penentu pendidikan yang berkualitas adalah kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha, masyarakat, dan lembaga pendidikan harus bersinergi. Pendidikan adalah human investment, investasi jangka panjang bangsa,” katanya.

Ari juga menyinggung pentingnya mengatasi tantangan geografis dan sosial di Jawa Tengah yang sangat beragam. Menurutnya, pemerintah harus terus mendorong afirmasi anggaran dan program untuk daerah tertinggal dan terpencil.

“Kita perlu pendekatan berbasis kebutuhan daerah. Daerah pegunungan atau pesisir tentu punya karakteristik sendiri. Pemerataan akses harus didukung kebijakan yang fleksibel dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam hal kebijakan daerah, Ia mengapresiasi upaya Pemprov Jateng dalam mendorong pendidikan vokasi dan peningkatan kompetensi guru. Namun ia juga menekankan perlunya peningkatan regulasi agar lebih responsif terhadap dinamika zaman.

Lebih lanjut, Ari menekankan bahwa masyarakat juga punya peran vital. Mulai dari mendukung pendidikan anak di rumah, terlibat dalam komite sekolah, hingga aktif dalam kegiatan literasi masyarakat.

Di era digital saat ini Ia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperluas akses pendidikan, bukan sebagai penghalang.

“Pemanfaatan teknologi harus adil. Bukan hanya untuk yang punya gawai canggih. Pemerintah harus berupaya memfasilitasi infrastruktur dan pelatihan digital agar semua bisa turut serta,” ujarnya.

Menutup dialog, Ari menyerukan pentingnya kolaborasi lintas sektor—pemerintah pusat, daerah, swasta, dan masyarakat—untuk mewujudkan pendidikan yang benar-benar berdampak.

“Kalau kita ingin Jawa Tengah menjadi provinsi maju, maka kita harus mulai dari pendidikan. Pendidikan yang membentuk karakter, memberdayakan ekonomi, dan menyatukan keberagaman,” tutup Setya Arinugroho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Dukung Swasembada Pangan Petani Purworejo, Amir Masduki Serahkan Cultivator Bantu Proses Pengolahan Lahan
PKS Jawa Tengah Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia, Cetak Pemimpin Muda Masa Depan
KING INDO JUARA: Karena yang Bertahan Tak Pernah Benar-Benar Kalah