

Jakarta – Provinsi Jawa Tengah diberkahi potensi alam yang begitu kaya. Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Martono menilai Jateng perlu menggali dan mengembangkan sektor pariwisata sehingga kedepan mampu memberikan sumbangsih signifikan bagi pendapatan asli daerah (PAD) hingga peningkatan perekonomian masyarakat. Hal tersebut Ia sampaikan usai melaksanakan kunjungan kerja bersama rombongan Komisi B ke Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta pada Selasa (22/10/2024).
Martono menyoroti potensi besar sektor pariwisata yang dimiliki Jateng. Tak hanya destinasi, beragam tradisi, sejarah, dan kuliner juga memberikan sumbangsih bagi sektor pariwisata Jateng.
“Potensi pariwisata Jateng ini demikian luarbiasa. Tentunya bicara pariwisata tak hanya seputar destinasi saja, tradisi, sejarah, sampai kuliner juga masuk dalam sektor ini, luarbiasa banyak yang bisa dikembangkan” jelas Martono.
Lebih lanjut Martono menyebut bahwa sektor Pariwisata sendiri memiliki potensi yang tak main-main dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) hingga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Laporan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng membuktikan hal tersebut. Pemkot Jateng berhasil menyumbang Rp 52,88 miliar atau sekitar 16,99 persen pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, terutama di bidang penyedia akomodasi serta makan dan minum.
Melihat tingginya potensi tersebut, Martono mendorong Pemerintah daerah untuk terus menggali dan mengembangkan sektor pariwisata Jawa Tengah dengan basis pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami terus mendorong Pemerintah untuk terus menggali dan mengembangkan sektor pariwisata Jateng. Selain melalui kebijakan strategis dan pendanaan, diperlukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, sehingga kemajuan pariwisata dapat tumbuh juga berdampak langsung bagi masyarakat” tegasnya.
Dalam hal ini, Komisi B DRPRD Jawa Tengah telah berkomitmen dan mengambil langkah konkrit untuk terus menggali informasi dan menyerap aspirasi dalam meramu kebijakan strategis pagi pengembangan pariwisata Jawa Tengah. Kunjungan kerja Komisi B ke Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta (22/10/2024) diharapkan mampu menjadi langkah awal Komisi B dalam upaya memajukan pariwisata Jawa Tengah.