

Cirebon – Organisasi masyarakat (Ormas) kepemudaan belakangan banyak diminati oleh masyarakat. Eksistensinya bahkan terlihat di bebagai sektor, mulai dari olahraga, sosial, hingga ekonomi kewirausahaan. Fenomena ini tentunya menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial masyarakat daerah setempat.
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, M.Pd. menegaskan bahwa Pemerintah perlu memaksimalkan peran pemberdayaannya bagi organisasi masyarakat, utamanya kepemudaan. Dirinya menjelaskan bahwa program-program Pemerintah sejatinya perlu mendapatkan dukungan dari organisasi masyarakat. Hal tersebut lantaran Ormas berkaitan langsung dengan masyarakat.
“Ormas dan OKP tentunya perlu diberdayakan oleh Pemerintah. Karena sedemikian penting dan strategisnya peran Ormas dalam men-support program-program Pemerintah agar kemudian sampai kepada masyarakat umum” jelas Ida saat berkunjung ke Kantor Dinas Pemuda & Olahraga Kota Cirebon bersama rombongan Komisi E DPRD Jateng Senin (1/7/2024).
Dalam hal ini Pemerintah dapat memberikan dukungan dan pemberdayaan melalui bantuan dana hibah maupun non-hibah yang diluncurkan untuk kegiatan Ormas. Lebih lanjut, pembagian anggaran diambil dari sebagian Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD) Kota. Anggaran tersebut disisihkan sebesar 1 persen untuk pembiayaan bantuan kepada Ormas, dengan ketentuan tertentu.
Kendati demikian, Ida menegaskan bahwa program pemberdayaan tersebut haruslah selaras dan bersinergi dengan program pembangunan daerah. Sehingga kedua pihak dapat memaksimalkan perannya dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.
“Tentunya dengan ketentuan tertentu dan harus bersinergi dengan program pembangunan daerah” tutup Ida.