Agung BM Minta Pemprov Jateng Anggarkan Mudik & Balik Rantau di APBD Tahun 2023

img

Agung BM dalam pelepasan mudik gratis / Foto: Arsip Sekretariat DPRD Jawa Tengah

Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah Agung Budi Margono meminta Pemrpov Jateng untuk alokasikan APBD 2023 untuk mudik dan balik rantau gratis untuk membantu meringankan beban masyarakat untuk kembali ke kampung halamannya. Hal itu disampaikannya dalam Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2022” di stasiun poncol, Kota Semarang, minggu (08/05/2022)

Agung menyebutkan bahwa program tersebut pada tahun 2022 ini belum terfasilitasi oleh APBD, harapannya dengan pengalokasian APBD 2023 program mudik dan balik rantau gratis ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas lagi.

"Sebelumnya saya apresiasi program mudik dan balik rantau gratis 2022 dari pemprov jateng, saya akan coba advokasikan agar pemprov dapat alokasikan APBD tahun 2023 untuk program mudik gratis tahun depan," Ujarnya. "Karena untuk tahun 2022 ini belum teranggarkan di APBD Provinsi atau Kota/ Kabupaten karena pertimbangan covid 19," Tambahnya.

Dalam dialog Agung dengan Safiq, salah satu peserta program mudik gratis, mereka mengaku senang dengan program mudik gratis pemprov jateng tersebut. Karena sangat membantu dalam meringankan beban biaya untuk kembali ke perantauan.

"Alhamdulillah, kami senang pak (Agung) tahun depan ingin ikut lagi. Karena kami berjumlah 6 orang, sangat membantu menghemat ongkos mudik" Ujar Safiq.

Sebelumnya, Sabtu (07/05/2022) telah dilakukan pelepasan rombongan keberangkatan balik rantau menggunakan armada bus di 3 titik yakni Terminal Mangkang Semarang, Asrama Haji Donohudan, dan Terminal Bulupitu Banyumas.
Di Asrama Haji Donohudan, sebanyak 32 bus pariwisata disiapkan untuk mengangkut 1.495 penumpang yang merupakan warga dari Soloraya. Setiap bus berisi 44 sampai 50 orang. Selain itu, di terminal Bulupitu Banyumas juga secara bergantian disiagakan 21 bus arus balik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk 1056 warga dari berbagai daerah seperti Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Purwokerto dan sekitarnya. Sedangkan, di Terminal Mangkang Semarang disiagakan 20 unit bus untuk 800 warga dari Semarang Raya kembali ke Jakarta dan sekitarnya.