img

Warga Leyangan : "Kami senang aspirasi kami dapat didengar Bu Ida"

img

Ida Nurul Farida melakukan serap aspirasi di kaligarang, Ungaran Barat / Foto: Dwipuji

Ungaran, PKS Jateng Online - M Robil Warga Leyangan Kecamatan Ungaran Timur mengaku sangat senang  dapat mengikuti reses Ida Nurul Farida Anggota DPRD Jateng asal fraksi PKS. Ia merasa sangat bersyukur karena ini pertama kalinya ia mengikuti reses atau serap aspirasi masyarakat . yang diselenggarakan di Kaligarang, Ungaran Barat Kamis (19/11). Yang menjadi spesial bagi M Robil adalah aspirasinya didengarkan langsung oleh Ida Nurul Farida selaku anggota dewan.

"Alhamdulillah, saya betul-betul bersyukur hari ini bisa mengikuti kegiatan reses dari Ibu Ida anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Ya, baru kali ini seumur-umur saya mengikuti reses. Saya bisa menyalurkan aspirasi dan diengarkan langsung oleh Ibu Dewab (Ida Nuru; Farida)," kata M. Robil.

Dalam kesempatan ini iapun menyampaikan aspirasinya untuk pembangunan jalan di lingkungan tempat tinggalnya, yaitu di Perumahan Leyangan, Ungaran Timur.

Sementara itu, Ida Nurul Farida, yang merupakan Anggota Komisi E DPRD Jateng menyampaikan perihal tugas anggota DPRD. Tugas anggota DPRD diantaranya legislasi, berkaitan tentang pembentukan peraturan daerah. Selain itu anggota DPRD juga bertugas dalam penganggaran dan pengawasan. Untuk menyaring aspirasi masyarakat setiap anggota DPRD bisa melakukan reses. Sehingga bisa bertemu secara langsung dengan konstituen dan masyarakat.

"Tugas DPRD yang utama itu ada tiga, yaitu legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Kami juga diberikan kesempatan untuk reses yaitu serap aspirasi masyarakat. Silakan bapak-ibu menyampaikan aspirasinya. Sebagai dasar penganggaran bapak-ibu juga bisa mengajukan aspirasi dalam bentuk proposal. Doakan kami untuk tetap sehat dalam mengemban amanah masyarakat. PKS Jawa Tengah memiliki sepuluh anggota DPRD Provinsi," kata Ida Nurul Farida.

Selain penyerapan aspirasi masyarakat, reses juga sebagai ajang silaturrahim anggota DPRD kepada masyarakat. Acara berlangsung sekitar dua jam dengan menerapkan protokol kesehatan seperti peserta wajib memakai masker dan dicek suhu tubuhnya saat memasuki tempat acara.