img

Agung BM : Ekonomi Kreatif Bisa Topang Perekonomian Daerah

img

Agung BM Gelar dialog dengan komunitas Kreatif /Foto:st

Semarang, PKS Jateng Online - Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Agung Budi Margono menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku ekonomi kreatif dapat bantu perekonomian di Jawa Tengah yang kini sedang melemah. Hal itu disampaikannya dalam dialog bersama pelaku ekonomi kreatif, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), dan Direktur Utama PT. PRPP Jawa Tengah, Senin (16/3).

“Kolaborasi pelaku ekonomi kreatif, pemerintah provinsi maupun BUMD pengelola pariwisata, seperti PRPP penting dilakukan. Hal ini juga untuk membantu ekonomi Jawa Tengah yang saat ini sedang melemah dimana sektor ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penopangnya." Ujarnya.

Agung mencontohkan PRPP yang mempunyai aset strategis berupa lahan di kawasan dekat Bandara dapat didorong PRPP menjadi alternatif tempat keatifitas anak muda. PRPP juga dapat digagas menjadi holding pariwisata di Provinsi Jawa Tengah.

Agung mengatakan dirinya turut mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk lebih peduli pada pelaku ekonomi kreatif. Terlebih di masa Pandemi seperti ini, pelaku ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu jalan keluar menggerakan ekonomi. Meski juga disisi lain, mereka juga menghadapi tantangan yang cukup berat.

"Ekonomi kreatif yang adaptif dengan teknologi sangat mungkin berkembang lebih dibanding sektor lainnya. Dapat berkembang dan membantu memulihkan perekonomian daerah”. Tutur Dewan asal Dapil Kota  Semarang tersebut. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain komunitas ekonomi kreatif kota Semarang yang berasal dari kelompok Fashion, Film, Konten Kreator, Club Sepeda BMX, Komunitas Hobby Fotografi, dan sebagainya. Sebagaimana disampaikan Agung melalui release kepada media,

 

Selain itu, ditambahkan oleh Seto, Adit, Adin, dan lain-lain yang menyampaikan “uneg-uneg” mewakili pelaku ekonomi kreatif, kalau saat ini yang penting bagi pelaku ekonomi kreatif adalah ruang. Ruang seperti dalam bentuk Youth Center, Creative Hub maupun lainnya yang dapat menjadi sarana pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya. Sebagai contoh di Kota Semarang yang notabene kota Metropolitan, masih sangat minim sarana dan prasarananya. Harapannya tidak hanya kepada pelaku UMKM, Pemerintah khususnya pemprov Jawa Tengah juga perlu memperhatikan pelaku ekonomi kreatif yang notabene juga anak muda. Selama ini, baik terhadap kelompok hobby, pelaku seni, dan sub sektor lain ekonomi kreatif dukungannya masih kurang.”

Sedangkan Dirut PT. PRPP, langsung menanggapi bahwa “Sangat senang sekali bila dapat bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif di Jawa Tengah. PRPP terbuka, ada beberapa anjungan yang dapat dikerjasamakan, dengan tentu melihat aspek pada prospek bisnisnya. Selain itu, masih menjadi mimpi bagi Tita, sapaan akrab Dirut PT. PRPP yaitu ingin menggelar Sendratari Puri Maerakaca. Bukan hanya angan-angan, tetapi menjadi dita-cita, sekaligus peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat”. Imbuh Tita menanggapi beberapa pertanyaan peserta

Sebagai penutup, Agung BM menyatakan bahwa dirinya siap menjembatani, aspirasi dan saran nantinya akan disampaikan kepada Gubernur. Harapannya apa yang menjadi usulan dapat tersampaikan dan dapat ditindaklanuti. Terlebih saat ini, DPRD Provinsi Jawa Tengah sedang menggagas Rancangan Peraturan Daerah tentang Penguatan Ekonomi Kreatif di Provinsi Jawa Tengah”. Pungkasnya