img

Jaga Ketahanan Pangan, PKS Jateng Launching Gerakan Ayo Menanam Bersama PKS

img

Penanaman Secara Simbolis Gerakan Ayo Menanam Bersama PKS / Foto : Wlly

Semarang, PKS Jateng Online - Ketua Umum DPW PKS Jawa Tengah menghimbau kepada seluruh kader PKS di Jateng agar turut berpartisipasi dalam menjaga ketahanan pangan terutama di masa pandemi COVID-19 ini.

Hal tersebut disampaikannya di sela-sela launching virtual “Gerakan Ayo menanam Bersama PKS” yang diselenggarakan oleh Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan DPW PKS Jateng.

Menurutnya, di masa pandemi ini selain pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh juga diperlukan. Dan itu dapat dilakukan dengan menyediakan kebutuhan tersebut di rumah masing-masing.

“Kita Tidak bisa hanya mengandalkan pemulihan kekuatan ekonomi, tapi tubuh juga harus dipenuhi hak-haknya, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayur-sayuran dan buah” Ujarnya. “kami harap, gerakan ayo menanam bersama PKS ini dapat menyasar kepada masyarakat, apapun profesinya terutama ibu rumah tangga. dan dapat dilakukan di rumah bahkan oleh yang tidak punya lahan sekalipun.” tambahnya.

Fikri menghibau  struktur dan simpatisan pks dapat mengajak masyarakat untuk turut serta dalam gerakan ini. Harapannya, dengan kebutuhan pangan yang tercukupi antibodi masyarakat dapat naik dan berguna untuk melawan COVID-19.

“Semoga ini menjadi batu loncatan untuk seluruh DPD di Jawa Tengah, dalam rangka menguatkan ketahanan pangan yang ada di lingkungan masyarakat kita dengan gerakan ayo menanam bersama pks.” Pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut tak kurang dari 2.000 bibit dibagikan secara simbolis kepada perwakilan DPD PKS di Jateng yang hadir. Adaput bibit yang dibagikan terdiri dari sawi, bayam, kangkung, cabai, dan selederi.

Sementara itu Ketua Bidang Pekerja Petani dan Nelayan DPP PKS Riyono menjabarkan bahwa acara ini digalakan hingga level nasional karena dalam menghadapi masa pandemi ini ada tiga ketahanan yang harus dimiliki masyarakat.

“Yang pertama ketahanan imun dan fisik, agar tubuh lebih terjga dari COVID-19 dengan memakai masker saat keluar rumah, jaga jarak, cuci tangan, olahraga dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.”

“Yang Kedua, ketahanan ekonomi. di Indonesia hampir 2 juta orang terkena PHK pada masa pandemi ini. Bahkan di level dunia erjadi krisis ekonomi global, pertumbuhan ekonomi dunia sedang melambat dan di bahkan dikhawatirkan terjadi minus pada level nasional.”

“Yang ketiga adalah ketahanan pangan, ini diperlukan agar masyarakat dapat memenuhi beberapa kebutuhan pangannya secara mandiri minimal di tingkat keluarga. Sekarang hal itu cenderung mudah dilakukan sudah banyak ilmunya, seperti budidaya ikan di dalam ember, menanam padi di balkon rumah, serta menanam sayur-sayuran di sekitar rumah”. Jelas Anggota Komisi C DPRD Jateng ini.

Riyono pun berharap gerakan ayo menanam bersama PKS ini menjadi habbit dan budaya dalam masyarakat.

“Semoga kedepannya menanam ini menjadi hobbi dan kebiasaan. Ketika menanam dilakukan dengan menyenangkan Insya Allah program ini akan berhasil, dan ketahanan pangan di Indonesia bukan cuma mimpi”. Pungkasnya.