img

PKS Jateng Bagikan 400 Paket Ifthar Untuk Tenaga Medis di RSUP Kariadi

img

Perwakilan PKS Jawa Tengah melakukan penyerahan Ifthar secara simbolis kepada tenaga medis di RS Kariadi / Foto: Away

Semarang, PKS Jateng Online – DPW PKS Jawa Tengah membagikan ifthar sebanyak 400 paket makanan di RSUP Dr. Kariadi. Paket makanan tersebut diberikan kepada pejuang medis yang sedang bertugas disana.


“400 paket makanan ini kami didistribusikan kepada tenaga medis di RSUP Dr. Kariadi” papar Fikri Abdul Faqih selaku Ketua DPW PKS Jateng.


Pria yang merupakan Wakil Ketua komisi X DPR RI ini juga berharap seluruh DPD di Jawa Tengah melakukan kgiatan serupa, terutama DPD yang dekat dengan rumah sakit. Hal itu sangat mungkin dilakukan mengingat sudah terbentuknya tim penanganan covid-19 PKS yang tersebar di 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

Sampai saat ini pasien positif covid-19 berjumlah 12.776, 2.381 sembuh dan 930 meninggal dunia, 55 diantaranya adalah tenaga medis yang terdiri dari 38 dokter dan 17 perawat.


“Harapan saya DPD juga ikut bergerak membantu pejuang medis dan mereka yang terdampak pandemi ini,” Ungkapnya.


Pembagian ifthar ini merupakan kolaborasi antara Panitia Program Ramadhan dan Tim Penanganan Covid-19 PKS. Fikri juga menyampaikan bahwa bantuan ini adalah stimulus kepada masyarakat untuk semakin peduli


“Bantuan yang kami berikan hanya stimulus untuk mendorong masyarakat semakin peduli,” ujarnya.


Ia juga menambahkan, pejuang medis perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat secara luas. Salah satu dukungan kepada pejuang medis adalah dengan mngikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Pejuang medis harus kita support, salah satunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada,” ungkapnya.


Untuk langkah kedepan DPW bersama dengan tim penanganan covid-19 PKS yang tersebar di 35 kabupaten dan kota sedang merancang beberapa program untuk menghadapi pandemi yang masih belum terprediksi kapan berakhirnya.


“Kemarin kami sudah rapat dengan tim penanganan covid-19 untuk merancang program 3 bulan kedepan,” pungkasnya


Ia juga menghimbau masyarakat untuk memulai bercocok tanam bahan pangan yang bisa panen selama 3 bulan.